Angel tak memperhatikan Meida dan Alex lagi. Dia berbalik dan menepukkan tangannya di atas meja rapat cukup keras. Tatapannya sangat serius dengan menatap orang-prang penting yang ada di ruangan. Dengan satu tarikan napas, dia akhirnya berkata, "Aku adalah Angelique Excellin yang sebenarnya. Dan dia, " tunjuknya pada Meida. "Dia adalah Meida Aqueena Blanche, putri kandung dari Alexander Blanche. Yang selalu berpura-pura menjadi diriku selama bertahun tahun untuk menipu mata kalian semua. Aku, adalah pewaris sah dari keluarga Excel, dimana tiga puluh persen saham yang akan di alihkan kepemilikan di bawah kuasa Alexander Blanche dibatalkan." Mendengar nada tegas yang tak mengenal bantahan itu Carlen berdiri dan menepukkan tangannya beberapa kali. Plok, plok, plok, plok. Senyumnya

