STM 37

1719 Kata

Dua minggu berturut-turut menjalankan istikharah, rasanya sudah cukup membuatku yakin jika Mas Eros memang lelaki yang tepat untukku. Aku yakin dia bisa mendampingiku dalam suka dan duka, bisa menjadi tempatku berkeluh kesah dan menjadi tempatku berbagi cinta hingga menua nanti. Aku semakin yakin dia berbeda dengan saudara kembarnya. Entah mengapa hatiku terasa lebih tenang saat bersamanya. Dua minggu belakangan, aku memang sengaja meminta Mas Eros untuk tak menghubungiku, baik via handphone ataupun pesan di sosial media. Aku dan dia tak bertemu apalagi bertukar kabar. Benar-benar hening tanpa ada sapa dan tanya apalagi obrolan seperti biasanya. Semua kulakukan agar lebih fokus berdoa dan meminta petunjukNya jalan mana yang harus kupilih, mundur atau maju bersamanya. Nyatanya, semakin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN