CHAPTER 45. SUDAHI SAMPAI DISINI!

1971 Kata

Maaf atas keterlambatan Updatenya dan maaf jika banyak typo _______________ Semua orang mengikuti intruksi Arni untuk keluar dari kafe tersebut. Tiba-tiba Arni terdiam di tengah jalan "Kalian ga bakalan tanya kita bakal kemana?" Mereka melihat penampilan Arni dan mulai mengerutkan kening setelah mendengar pertanyaan Arni. Pasalnya saat ini Arni menggunakan kaos oblong putih dan celana jeans coklat dengan rambut di ikat di poninya saja, kemudian sebuah kamera menggantung di lehernya. Sudah jelas bahwa Arni ingin mengajak mereka ke tempat yang pantas untuk di foto, namun Ardian berpura-pura tidak tahu "Lo mau ngajak kita ke tempat karaokean juga ayo! Ntar biar Al yang bayar" Kevin melirik Ardian dengan datar, kemudian Jevin mulai menggoda Kevin "Kenapa Vin? Ga sanggup bayar? Tenang Ar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN