CHAPTER 37. BERDEBAR

2115 Kata

Akhhhhhhhh Seketika orang-orang yang sedang mengobrol di luar masuk terburu-buru, beberapa orang yang sedang lewat pun ikut masuk karena mendengar jeritan melengking Arni. Mata semua orang melihat ngeri dengan pemandangan yang ada di depannya itu, dimana Moura mencengkram gelas pecah dengan tangan berlumuran darah. "Tidak ada cewek yang bisa berteman dengan Kevin selain gue!!" jerit Moura dengan mengacungkan pecahan gelas kaca ke arah Arni. Arni mulai menatap dengan ngeri dan hanya menampilkan ekspresi ketakutan sekaligus bingung. 'Orang ini memang benar-benar gila, gila stadium 4 , tapi,,,,,   apa maksudnya tadi?' Kevin dan Jevin saling pandang sebelum mereka akan melangkah menenangkan Moura, dokter Fajar menyela dan ia langsung mengkode beberapa petugas rumah sakit untuk menyergap M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN