CHAPTER 40. KEMATIANNYA

2041 Kata

Arni segera tersadar bahwa yang memeluknya sekarang adalah Agus KW bukan Kevin, dari baunya saja Arni tahu bahwa itu bukan Kevin, Kevin berbau Green tea, sedangkan orang yang memeluknya bau Vannila kalem khas laki-laki. Arni menghentakan badannya dari pelukan Agus, namun Agus tidak melepaskannya dan malah mempererat pelukan sambil menepuk-nepuk punggung Arni. Ekspresi Arni mulai canggung, kemudian berubah kesal. Ia malu tercampur gugup. Pasalnya Arni tidak pernah memeluk seorang pemuda! Dug Dag Dig Dug Eh Arni dapat mendengar detak jantung Agus yang begitu hebatnya. Akhirnya Arni menyimpulkan sebuah tanggapan bahwa ternyata yang membutuhkan pelukan itu bukan dia melainkan Agus, Agus melampiaskannya rasa cemas dan amarahnya dengan memeluk Arni, sebenarmya bukan sebuah pelukan yang Arni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN