Baru kali ini Seno mempercayai pernyataan lama yang selalu mengingatkannya untuk tak pernah menolak perintah atau keinginan kedua orang tua, ibu terutama. Pasalnya, karena perintah sang mama beberapa jam yang lalu, pria itu kini bisa merekahkan senyum lebih lebar dari biasanya. Apalagi kalau bukan efek samping dari pertemuannya dengan Anya sesaat yang lalu. Seno juga merasa dewi fortuna sedang berbaik hati padanya, lantaran ia bisa makan malam berdua di unit yang ditempati oleh Anya. Bukan makan malam yang mewah alih-alih romantis. Namun makan malam serba dadakan yang mana makanan instan yang jadi menu utama mereka berdua. Tak mengapa, karena Seno bersedia menukar waktu demi kesempatan langka seperti itu. “Nif, besok pagi-pagi tolong bawain baju-baju kerja gue ke apartemen Irawan di Tunj

