Feeling Guilty

1343 Kata

"Aku gak sengaja ketemu Kak Yuki di depan pintu, Kak! Aku juga gak mengatakan kalau kita ini udah dijodohkan ... tapi Mama Irene tiba-tiba muncul dan dia yang membeberkan semuanya sama Kak Yuki ...." Lanina menjelaskan sembari terisak. Sungguh, tekanan yang Arkana berikan telah menjatuhkan mentalnya. Wajah yang agak menyeringai, tatapan mata setajam silet dan kata-kata yang keluar dari mulut Arkana pun begitu menyakitkan. Dalam hal ini, selalu Lanina yang terlihat salah di mata Arkana. "Saya bilang juga apa? Kamu gak usah keliaran di rumah ini! Diam lah di tempatmu sendiri! Aaah kacau! Kehadiran kamu sudah mengacaukan tatanan kehidupan saya!" Arkana masih tampak emosi. Lanina hanya menunduk ketakutan, dia masih agak sesenggukan karena tak kuasa menahan rasa gugup, takut dan sakit hati y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN