39. Pulang

1599 Kata

Nares menggeret tas besar miliknya yang beroda itu. Di sebelahnya Kintan berjalan sambil mengobrol dengan Fatma sedangkan yang lain sudah ada di depan mereka. Matanya menatap ke arah Ferdinan yang sedang mengobrol dengan Direktur lain. Tertawa bahkan sempat berbicara berbisik-bisik. Nares menghela nafas pelan, sejak kejadian di kolam berenang Ferdinan jelas menghindarinya. Bahkan di saat mereka tengah berada di tengah-tengah yang lain, Ferdinan dengan berbagai cara menghindar dari situasi yang mengharuskan pria itu untuk berkomunikasi dengannya. Hal yang sangat kekanakan bagi Nares karena Fatma dan Kintan bahkan menyadari ada sesuatu di antara mereka. "Ibu pulang naik apa?" tanya Kintan. Berkat pertanyaan itu Nares tersadar bahwa dirinya dan rombongan kini sudah keluar dari gate. "Say

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN