Bab 15

1461 Kata

[Deva POV] "Sudah aku katakan bukan kalau ini bukan apa-apa?" Ujar Intan setelah aku berhasil membuka telapak tangannya. Dia hanya membawa obat-obatan miliknya.  "Ini obat yang kamu dapatkan dari dokter bukan? Kenapa harus takut aku mengetahuinya?" Tanyaku menyelidiki.  Dia menggelengkan kepalanya, "Tidak apa-apa aku hanya takut kamu terlalu khawatir mengetahui obat kuat yang begitu banyak ini." "Ouh..." Jawabku seadanya.  Dia hanya tersenyum menanggapi ku.  "Cepat sembuh, kaga kesehatan mu, ouhm iya aku mau keluar kamu jangan menungguku. Kalau mau makan makan saja aku mungkin akan terlambat pulang." Intan menganggukan kepalanya, "Iya mas, Kamu cepat pulang ya. Hati-hati dijalan." Aku mengusap-usap pucuk keningnya, "Iya," Jawabku dengan senyuman mengembang.  Sebelum berangkat aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN