"Aku suka kamu.. Prim" ujar gadis cantik berambut sebahu, ia berdiri kaku seraya menautkan jemari dengan pemompaan jantung yang menggila.
Seorang lelaki yang merasa terpanggil, akhirnya mendongak, menatap netra gadis di hadapannya dengan alis tertaut, "kapan?" tanya lelaki itu, ia adalah Prima.
"Hah?"
Hening beberapa saat, sebelum akhirnya terdengar suara berat dari lelaki itu, "sejak kapan?" tanya prima lebih tegas namun tetap terdengar singkat.
"Hm, diawal pertemuan kita, mungkin..." jawab gadis itu terdengar sedikit ragu dan gugup.
"Lupain, gue gak kenal lo!" ucap Prima sembari bangkit dari duduknya untuk bergegas meninggalkan kelas. Baru beberapa langkah, seseorang terasa memeluknya dari belakang. Gadis itu memeluknya dengan erat!
Dasar cewek bodoh, berani-beraninya
meluk gue! batin Prima.
Sampai beberapa detik kemudian, diantara keheningan keduanya hanya diam terpaku merasakan arti pelukan sepihak itu, bahkan detak jantung yang kian berlomba seolah menjadi saksi bisu bahwa mereka memang mulai terikat di detik itu juga, atau bahkan sudah terikat jauh sebelum itu.
Tanpa disadari, gadis itu mengeluarkan suaranya yang malah membuat jantung Prima mencelos dalam sepersekian detik setelahnya.
"I love you.. Robin hood" gumam gadis itu.
DEG
Kebahagiaan sekaligus ketakutan mulai menguasai perasaan Prima. Ia tahu panggilan itu untuk dirinya, dari seseorang yang memiliki ruang dihati dan pikirannya.
Dia telah kembali,
Si gadis cupu itu!
Tapi...
SHIT!
DIA MENJADI CANTIK!!!