Epilog

1874 Kata

Sore itu halaman belakang tampak tenang. Udara segar musim semi berbaur bersama kelopak warna-warni dari bunga-bunga dalam pot merah bata yang disusun rapi di tempatnya. Rerumputan tampak hijau dan daun-daun tumbuh subur pada ranting-ranting pohon. Serta petak bunga lavender yang berjejer rapi dengan tanaman lainnya yang tertiup angin membawa harum khasnya hingga mencapai sisi teras. “Laki-laki. Aku yakin sekali pasti laki-laki,” ucap Ailee yang duduk dengan nyaman di sebelah suaminya. Keduanya memilih duduk di sofa panjang untuk menikmati teh sore hari di teras belakang kediaman mereka. Beberapa tahun sejak Ailee melahirkan bayi mereka yang kedua, Anthea Michaela Leeland, seorang putri cantik dengan warna rambut dan mata yang lagi-lagi persis seperti ayahnya, Mike membawa istri dan anak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN