“...” Tak … tak … tak … Tak ada satu pun suara yang keluar dari mulut ketiga orang yang kala itu berada di satu ruangan yang sama selain suara yang keluar dari keyboard milik Ab yang kala itu dirinya memang menggunakan komputer di jaman dulu, setelah sebelumnya prothou yang ia miliki tidak mampu untuk menjangkau pemberitaan pada tahun dua ribu lima belas mengenai kasus pelajar SMU yang terbunuh. “Hh … aku belum juga menemukannya! Bagaimana dengan kalian berdua di sana?” sebuah pertanyaan pun pada akhirnya di lontarkan oleh Ab kepada Marta dan juga Yuna, yang kala itu masih berkutat dengan prothou milik mereka masing-masing. Mendengar pertanyaan itu, membuat Yuna yang tengah mencari artikel tersebut pun menghembuskan napasnya untuk kemudian menggelengkan kepala dan berucap, “Tidak

