Chapter 29

3344 Kata

Nesya terus menatap layar ponselnya berharap jika Arkan membalas pesannya, tapi sudah berjam-jam lamanya Arkan tidak kunjung membalas pesan yang ia kirim. Nesya menatap jam yang ada di ponsel, sudah hampir larut malam. Apa yang sedang Arkan lakukan sekarang? Bersama dengan siapa laki-laki itu sekarang? Dan, apakah dia baik-baik saja di sana? Nesya selalu menyalahkan dirinya ketika ia sadar bahwa ucapan yang ia keluarkan sudah membuat Arkan kecewa. Nesya memejamkan mata dan berharap jika Arkan segera menelfonnya dan kata yang Nesya ucapkan pertama kali ketika Arkan menelfonnya adalah, meminta maaf! Gadis cantik itu berdiri di dekat jendela berukuran cukup besar yang ada di kamarnya. Nesya berdiri di dekat jendela dengan memejamkan mata sambil merasakan hembusan angin sepoi-sepoi yang men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN