Chapter 26

4201 Kata

Tepat satu tahun sudah Arkan dan Nesya berpisah, seperti yang dikatakan oleh laki-laki tampan tersebut, ia tidak kembali. Baik Arkan maupun Nesya, keduanya masih saling berharap bisa saling berbicara lagi, tapi keadaan di antara mereka tidak mendukung. Jika mempunyai waktu beberapa menit saja, Arkan masih sempat menatap wajah cantik Nesya melalui ponselnya. Sedangkan Nesya, yang sudah terbebaskan dari masa-masa SMA nya tentu saja memiliki waktu senggang yang begitu banyak ia habiskan untuk berjalan-jalan bersama teman-temannya. Nesya selalu terlihat bahagia ketika sedang berkumpul bersama teman-temannya, namun jika ia sedang sendirian, gadis itu masih suka menangis. Menangis karena terlalu merindukan orang yang sudah memberikan terlalu banyak kenangan kepadanya. Jujur, Arkan tidak ingin m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN