Extra Chapter : Tuan Putri

1765 Kata

Raja berubah. Dia enggak terlihat seperti Raja yang selama ini Griya kenal. Enggak ada sikap cuek dan dingin, apalagi muka datar. Dari sore hingga malam ini, cowok itu selalu mengulum senyum, menatap ramah pada setiap anggota baru PMR Wiratama. Griya senang, tentu saja. Kapan lagi coba bisa lihat Raja pasang muka ganteng--pengen digigit gitu? Yang bikin kesel cuma satu; Raja ramahnya ke semua orang, enggak cuma ke Griya saja. Bikin Griya gondok aja dari tadi. Pengen teriak tapi takut disangka orang gila, pengen ngunyah karet tapi enggak ada yang jualan. Dan sampai sekarang pun, Griya enggak punya kesempatan buat deket-deket sama Raja. Enggak ada waktu karena jadwal kegiatannya yang lumayan padat. Griya menatap sekitar. Ada lima buah tenda yang sudah berdiri di lapangan upacara, dengan t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN