Bagi Dave, mungkin hal semacam ini tidak aneh. Mewujudkan sebuah mimpi besar yang tidak main-main dalam pengeluaran dananya. Terlebih Karyna meminta secara dadakan. Pria itu bahkan tak ambil pusing ketika mengajak sang istri untuk membicarakan lagi mengenai keinginan perempuan itu. Ada senang juga ada rasa tak enak hati yang Karyna rasa. Bagaimanapun dia tidak terlahir dalam keluarga yang serba ada. Perwujudan semacam ini hanya impi tabu yang entah membutuhkan berapa banyak waktu untuk melakukannya. Namun, Dave memiliki segalanya. Kecuali sosok keluarga. "Perusahaan berbasis apa yang kamu mau? Fokus ke bidang apa?" Karyna tidak benar-benar memimpikannya. Itu hanya keinginan yang muncul berdasarkan perkiraan Karyna saja. Jika mereka memiliki perusahaan sendiri, tidak akan perlu sibuk menu

