Seperginya Sam ke Amerika, Alice mencoba menyibu k-kan diri dengan membuat camilan bersama Merlyyn. Walau mertuanya itu melarangnya, tetap saja Aliice merasa bosan jika hanya berdiam diri. “Biarkan dia, Merlyn. Dulu kau juga begitu saaat mengandung Rey,” ujar Anna. “Tapi, Mom, waktu itu aku melakukannya setelah melewati masa trimester pertama. Saat ini kandungan Alice baru memasuki bulan kedua. Jadi, masih sanggat rentan jika dia terlalu lelah,” elak Merlyn. “Baiklah, Mom, Granny, aku akan menurut. Jadi, kalian tak perlu berdebat.” Alice menengahi. “Nah, kau memang gadis pintar.” Merlyn mengusap pipi Alice. “Sayangnya, aku bukan gadis lagi, Mom,” ujar Alice lalu dia tersenyum menampilkan giginya yang putih dan rata. “Ah iya, si bocah kurang ajar itu telah menghami-limu! Ah, kau tak

