“Lakukan tugasmu, Nick! Aku sudah mulai m uak melihatnya bertingkah! Jangan karena aku mencintaimu, kau bisa seenaknya, Sam! Lets play the game,” ujar wanita itu menyeringai. “Apa yang akan kaulakukan?! Lepaskan aku! Kalian k*****t!” bentak Sam memberontak. Dor! *** “Jika kau berani melawan, aku tak akan s egan menembak, Sam! Jangan kira karena kau kupuja, aku tak bisa melakukan itu! Dan setelah kau kutembak, aku akan melenyapkan gadis bodoh itu beserta calon anakmu!” “Kau dengar itu pecundang?! Jadi, buatlah ini mudah, Dude!” ujar Nick menambahkan. “Kalian!” Sam menghentikan protesnya mengingat kehadirannya tak ingin menjadi sia-sia. Dia harus sabar untuk mengulur waktu. Nick membawa Sam ke atas ranjang, menyuruh Sam untuk menurut dengan mengikatkan kaki dan tangannya di sisi ranj

