18. luka

1364 Kata

| Nyaris saja. Ya nyaris saja insiden itu melenyapkan nyawa Jayusman, kalau saja bala bantuan tidak sigap segera datang. Mungkin lelaki itu tidak menguasai teknik bela diri dengan baik hingga ia terluka. Justru Mer yang membantunya melumpuhkan Purnomo. Lelaki paruh baya itu sungguh tak ada matinya, ia terus merangsek dan berontak padahal dua petugas sudah memeganginya. "Mbak Mer mau ikut kami sekarang atau nanti?" tanya seorang petugas. "Nyusul aja ya Pak? Ini Jayusman parah banget. Evakuasi aja dulu orang-orang Purnomo, kami mah gampang." Mer bangkit dari jongkoknya. Petugas itu mengangguk, lalu ikut menggiring anak buah Purnomo. "Oh iya, nanti Pak Komandan datang kemari." Petugas itu kembali berbalik. "Sip. Makasih Pak," atensinya kembali pada sosok lelaki yang wajahnya lebam dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN