22. harga diri, kehormatan dan keadilan

1414 Kata

| Kembali Mer harus menelan pil pahit. Di sampingnya Jayusman berdiri seolah bodyguard. Saat ini Mer menatap pria paruh baya yang di sesali kehadirannya dalam keluarganya. Setelah semalam mereka berdua menuju TKP, memeriksa sekitar, siapa tahu ada jejak atau apa pun yang mungkin saja Diva tinggalkan. Namun nihil! Kemudian dengan putus asa mereka pulang dan mendapati Alford tertidur sambil duduk di kursi. Ternyata Martinah sudah pulang lalu memberi kabar kalau Suroso tengah berada di rumah Lastini. Maka di sinilah mereka pagi ini berhadapan dengan lelaki tua keras kepala. "Masa bodo! Itu urusan kamu sama ibumu. Ngurus bocah satu aja nggak becus!" seloroh Suroso sengit. "Heh! Gimanapun Diva darah daging Bapak! Senggaknya Bapak bantu cari kek atau apa gitu," balas Mer. "Bagus kan kalo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN