Bab 27

2633 Kata

27. AWAL MULA   Bila jalan cinta kita terlalu bergelombang, ingatlah akan selalu ada Dia sebagai dasar cinta kita..   Setelah kepergian Hans, Umi berjalan terburu-buru menghampiri tubuh Imam. “MAS APA-APAN SIH? INI URUSAN KU DENGAN HANS. MAS GAK PERLU IKUT CAMPUR MEMUKULNYA SEPERTI ITU” jerit Umi. Imam membiarkan Umi meluapkan rasa kesalnya. Karena hanya memang itu satu-satunya cara untuk meringankan beban Umi saat ini. “Mas jahat.. mas buat Hans terluka..” “Mi... sudahlah. Laki-laki seperti itu tidak perlu kau tangisi” “Tapi dia suami ku mas, ayah dari anak-anakku nantinya. Mas jahat...” “UMI....!!!” bentak Imam. “Kamu masih mau memiliki anak darinya? Iya?” Umi menangis kembali terisak-isak dalam pelukan Imam. Entah sudah berapa banyak air mata yang dia keluarkan untuk menangisi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN