“Ya, sayang?” “Albert! Anterin ke rumah sakit ibu & anak X ya. Kak Lila mau melahirkan!” “Apa?“ Terdengar suara gaduh sebelum Albert kembali berkata, “baiklah, aku jemput kamu sekarang.” “Aku tunggu di pintu depan ya, biar bisa langsung berangkat.” “Oke, Karina sayang. Jangan lupa pamit sama orangtua kamu. Daniel juga jangan lupa titipin dulu ke Bik Ijah.” “Iya, Albert. Cepetan ya!” “Oke!” Dua puluh menit kemudian, Albert tiba di rumah Karina. Karina segera masuk ke mobil Albert setelah menitipkan pesan kepada bik Ijah yang mengantarnya ke pintu depan. “Hari perkiraan lahirnya bukannya masih dua minggu lagi kan?” Karina mengangguk, “Kak Lila juga bilang begitu, tapi kayaknya adiknya bayinya udah gak sabar mau ketemu sama mommy dan daddy.” "Oh iya, Mami dan Papi ada rencana ke rum

