Shattered Control

1270 Kata

Alih-alih kembali ke vila, mobil merahnya melambat dan berhenti di depan sebuah kafe kecil yang terletak di jantung kota. Sinar matahari siang memantul dari kaca jendela besar, menciptakan kilau samar yang membingkai interior tempat itu. Aroma kopi dan pastry hangat bercampur dengan kesejukan pendingin ruangan yang menguar setiap kali pintu terbuka, membawa sejumput ketenangan yang nyaris menipu. Diandra tidak segera turun. Jemarinya mencengkram kemudi lebih erat daripada yang seharusnya, seolah mencari pijakan dalam dunia yang tiba-tiba terasa begitu asing. Dadanya masih terasa sesak, seperti ada beban yang menekan dari dalam. Napasnya berhembus tidak beraturan. Satu tarikan dalam yang terasa berat, diikuti oleh embusan pendek yang terburu-buru. Pipinya masih berdenyut, kulitnya perih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN