LIMA BELAS

1601 Kata

Yang menyakitkan saat memendam rasa adalah ketika mendapati kenyataan kau mengabaikanku *** Kamis, 22 September 2005. Jam menunjukkan pukul 06.25 WIB ketika Kirana berjalan memasuki halaman rumah Cakra. Gadis itu berhenti di depan pintu, lalu mengetuknya sambil meneriakkan salam. Ketika salam ketiga, terdengar suara langkah kaki mendekat. Tak lama kemudian pintu kayu itu terbuka bersamaan dengan terdengarnya suara derit. Di balik pintu Tante Tria berdiri. “Eh, Kirana. Kok masih di sini?” Kening Tante Tria berkerut ketika bertanya. Kirana tentu saja heran dengan pertanyaan Tante Tria barusan. Padahal setiap pagi dia selalu mampir ke sini untuk mengajak Cakra berangkat sekolah bareng. Hanya kemarin dia tidak mampir karena Raja tiba-tiba muncul di depan rumahnya dan mengajak berangkat be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN