TIGA BELAS

1247 Kata

Jika pada akhirnya hati ini hanya untuk kau patahkan, kenapa kau harus melambungkan perasaanku dengan harapan? *** Selasa, 20 September 2005. Saat itu jam istirahat pertama. Kirana dan Mika berada di meja mereka setelah sebelumnya membeli makanan berupa kue-kue basah—lemper, nagasari, talam—juga goreng-gorengan—tahu isi, bakwan, pastel. Tak lupa mereka membeli serta dua botol air mineral. Saat asyik menyantap makanan sambil bercerita, seseorang menghampiri meja mereka. “Eh, Raja!” seru Mika. Raja adalah anak kelas sebelah yang dulu semasa SMP pernah sekelas dengan Kirana dan Mika. “Hei, Ka!” Raja menyapa Mika dengan senyum lebar. Lalu ia berkata, “Aku pinjam Kirana dulu, ya. Ada perlu.” Kirana dan Mika saling tatap. Beberapa jenak kemudian Mika menyahut. “Ya udah bawa aja, asal ntar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN