Tiga Puluh Sembilan

539 Kata

Senja menunggu beberapa menit, akhirnya ada taksi yang lewat dan membawanya ke rumah sakit terdekat, namun ternyata takdir berkata lain, nyawanya Bintang tidak tertolong. Kepala memang bagian yang fatal, apalagi kepala Bintang saat itu pernah terluka jadi rawan. Jenazah Bintang langsung dibawa ke Jakarta, disambut tangisan oleh Liana dan Mentari. Bintang pulang bukan dengan toga melainkan hanya tinggal nama. Prosesi pemakaman segera dipersiapkan sampai tubuh Bintang tertutup tanah. Nama Bintang tertulis jelas di nisan tersebut. Lo Senja, gue Bintang. Nggak ada sejarahnya senja dan bintang berada di langit yang sama. Setelah senja hilang, bintang baru muncul. Itu berlaku juga buat kita. Kita nggak pernah bisa bersama, camkan itu, Senjara Revania. Apa yang diucapkan oleh Bintang pada saa

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN