Amel dan Vino akhirnya kembali ke rumah mereka, setelah pulang dari kediaman orang tua Amel dan singgah di klinik milik Dokter Harum, untuk melihat Alea dan putrinya, juga untuk memeriksa dan memastikan apakah benar sang istri tengah hamil. Bisa saja kakak iparnya yang stres itu hanya membual. Saat Dokter Harum mengatakan bahwa sang istri sedang hamil delapan minggu, Vino rasanya ingin berteriak karena rasa bahagia yang membuncah di dalam hati. Rasa syukur pun ia ucapkan sampai berkali-kali, sembari memeluk tubuh sang istri yang hanya terkekeh menanggapi segala tingkah laku suaminya. "Hati-hati, Sayang," ujar Vino, saat Amel turun dari mobil. "Iya, Mas. Gak usah berlebihan," sahut Amel. "Aku gak berlebihan. Tadi aja kamu sampai pingsan waktu di rumah mama," balas Vino, "apa perlu aku

