Bye II.

2103 Kata

Kalau sehari itu waktu setengahnya adalah malam hari dan kita tidur cukup delapan jam sehari. Berarti ini adalah, pertama kalinya aku ngelewatin delapan jam tidur yang rasanya kaya bertahun tahun. Malem ini berasa lama banget. Aku bahkan udah engga ngitung, berapa lama Pak Raffa gulang guling di sampingku. Aku bisa tebak, dia udah niat buat ngajak ngobrol. Dan kemudian dia balik badan lagi. Terus ngundurin niat lagi.             Semua omongan Mba Cllaris tadi masih keputer. Sialan! Sejak kapan si Pe’a ini ngedengerin omongan orang lain! Sejak kapan aku masukin omongan kasar orang engga berpendidikan ke otakku yang suci ini! Sejak kapan! Ternyata sejak tau, kalau orang yang aku anggap. Aku pikir. Aku kira. Bakalan ‘Berbeda’ ternyata sama aja.             Aku pengin marah. Tapi aku marah s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN