Azam masih menarik tangan Ayana menyusuri lorong menuju masjid. “Mas, lepasin tangan Ayana. Ini namanya KDRS! Kekerasan Di Rumah Sakit!! ”sentak Ayana sambil menarik tangannya dan Azam malah tak mengindahkan permintaan Ayana itu. ia masih menarik tangan Ayana dan tak berbicara apa apa. “Mas Azam.....” geram Ayana dengan kesal karena merasa di biarkan sejak tadi. Azam akhirnya membalik badan dan menatap Ayana. “Lepasin...” pinta Ayana, dan Azam melepaskan tangannya, cengekaram Azam untungnya tak meninggalkan bekas. “Waktu itu, kamu juga meluk saya. Tapi saya diem, dan engga banyak ngomel kaya kamu.” Mata Ayana melotot karena tak terima,”Kapan Ayana meluk Mas Azam! Fitnah! Fitnah lebih kejam

