FZ 2 | 23

1608 Kata

-HAPPY READING- --- Naya duduk dan melirik Azzam yang tengah memejamkan mata di sampingnya. Laki-laki itu masih marah dan tak mau mengeluarkan suaranya sedari tadi membuat Naya merasa takut. Sejujurnya Naya masih merasa ada yang janggal dengan kejadian tadi. Naya merada bahwa kejadian tadi memang sudah di rencana kan dan Naya baru menyadari bahwa laki-laki tadi lah yang menyandung kakinya sehingga Naya hampir terjatuh. Namun, buat apa ia melakukan hal itu? Lagi pula Naya tak merasa punya masalah dan bahkan Naya baru pertama kali mengenalnya. Naya memicingkan matanya, jangan bilang ini ulah Putri? Mereka bekerja sama untuk membuat Azzam salah paham terhadap dirinya? Naya berdecih, cara main Putri terlalu sampah. "Zam," panggil Naya pelan menusuk-nusuk pipi Azzam dengan jari telunjuknya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN