52

1550 Kata

Esoknya Gabriel bangun begitu pagi. Tujuannya adalah untuk mengantar Cesa dan kedua temannya yang akan kembali ke istana. Padahal dia baru tidur sekitar dua jam saja, namun di hari sebelum fajar dia sudah bangun dan menemui ketiga Ksatria itu yang sedang berbenah dibantu oleh Caravan. "Saya benar- benar berterimakasih karena Pangeran menyambut baik kami selama disini," ujar Kei menunduk begitu dalam. Gabriel tersenyum, dia berdiri menyaksikan mereka mempersiapkan kuda tunggangan dan juga kereta barang yang kini sudah terisi penuh dengan hasil kebun dari kota tua. Balasan atas barang dan perhiasan yang dikirimkan oleh Sang Raja untuknya dan untuk pare penduduk. "Jangan sungkan. Ke depannya kalian boleh datang kapan pun kemari. Semua orang akan senang jika ada pengunjung atau pendatang,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN