19. MSC

2073 Kata

Ketika Akhtar akan turun ke bawah pandangannya mengarah pada Wafi yang berhenti di tangga. Tiba-tiba dia melihat Wafi sedang menghapus air mata. Akhtar yang melihat itu pun tak menyangka dengan apa yang Wafi lakukan. Kemudian Wafi kembali melangkah mendekati meja makan dan langsung duduk disana dengan wajahnya yang sudah kembali ceria. Seolah-olah tiada apapun yang terjadi diatas tadi. Aktar tak menyangka anak sekecil Wafi sudah mampu menutupi kesedihannya. Akhtar yang tak mau ambil pusing pun juga langsung duduk di kursi makan. Namun baru saja dia akan mengambil makanan, lagi-lagi lengannya kena cubit oleh mamanya. “ Awww sakit ma, kenapa sih mama seneng banget nyubit Akhtar.” Rengeknya. “ Harusnya mama melakukan lebih dari itu. Tega banget kamu ya sama Shanum, kalian itu baru aja men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN