Ketika Akhtar baru pulang dari kantor, dirinya langsung di sambut oleh wajah khawatir sang mama. Dirinya pun bingung saat rumahnya didatangi oleh beberapa pegawai Shanum. Akhtar pun langsung berfikir buruk tentang Shanum. Kepanikan pun bertambah saat mendengar suara tangisan Wafi yang terus memanggil nama bundanya. “ Ya Allah tar, kenapa sih kamu baru pulang. Dari tadi kenapa kamu susah banget sih di hubungi.” Tanya mamanya. “ Maaf ma ponsel Akhtar memang sengaja Akhtar silent, karena tadi ada rapat. Memangnya ada apa sih ma, kenapa mama keliatan khawatir seperti ini.” Tanya Akhtar yang jadi ikut panik. “ Shanum tar, Shanum dia kerampokan di Lembang tar.” Jawab mamanya. “ Apa kerampokan kok bisa sih.” Tanya Akhtar yang terkejut mendengar hal tersebut. “ Ini mama juga baru tahu tar da

