TAK seperti suasana sewaktu berangkat tadi yang penuh canda tawa, suasana didalam taksi sewaktu mereka pulang dari rumah sakit cukup sunyi dan senyap. Lea berkali – kali melirik heran Raja yang duduk gelisah disampingnya. Ekspresi pria itu berganti – ganti, sesekali keningnya berkerut dalam, dan sesekali hanya tersenyum salah tingkah. Mulut Lea sudah gatal ingin bertanya, apa gerangan yang membuat ekspresi suaminya itu sudah seperti maling yang tertangkap basah dan seperti melihat hantu secara bersamaan. tapi kehadiran pak sopir di kursi depan mengurungkan niatnya untuk sementara. Sesampainya mereka di rumah, Raja menarik Lea terburu - buru masuk ke dalam kamar. Tak dipedulikannya Mommy yang menegur mereka. Raja hanya melambaikan tangan sedangkan Lea hanya tersenyum minta maaf. Pasangan

