“Cel,” panggil Frey ketika melihat gadis di sebelahnya tengah melamun. Ketiga pria yang biasa bersama mereka sedang pergi entah ke mana, yang jelas kedua gadis ini memilih untuk tetap berada di dalam kelas saja. “Ya, Frey. Ada apa?” “Kamu melamun apa?” “Em, tidak. Aku tidak melamun,” bantah gadis itu yang tentu saja Frey tidak mempercayainya. Jelas-jelas dia melihat Celesse melamun, bahkan gadis itu membuat garis-garis abstrak yang tak ia tahu apa maksudnya. “Ceritakan kepadaku, jangan dipendam sendiri,” ujar Frey. Celesse terdiam, dia tak yakin bisa menceritakan kegelisahannya kepada Frey atau tidak. Kemudian, terlihat gadis ini mengembuskan napas berat, hal itu semakin membuat Frey yakin jika ada hal yang tak beres. Celesse menatap Frey penuh, keadaan kelas sepi, hanya berisi beber

