BAB 44

1615 Kata

Mata Celesse kembali terbuka, dan tepat di saat itu Axele langsung terjaga. Dia sama sekali tak tidur hanya untuk memastikan jika sang mate tak kembali brutal. Pandangan Celesse masih sama, masih berbeda di mata Axele. Sepertinya wanita itu masih dikuasai oleh sisi vampirnya. Untuk berjaga-jaga, Axele sudah mengikat kedua sisi pergelangan tangan Celesse. Meskipun ini terlihat keterlaluan dan menyedihkan, Axele tak ingin mengambil resiko besar jika Celesse tiba-tiba saja keluar rumah tanpa sepengetahuannya. “Cele, sadarlah. Sadarlah. Aku mohon jangan seperti ini,” pinta Axele yang merasa sakit melihat kondisi sang mate. Celesse nampak belum terkontrol, dia menggeram keras dan memberontak untuk melepaskan ikatan di tangannya, namun selalu gagal. “Berhentilah. Nanti kamu akan semakin m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN