18. Masih Berjuang

1948 Kata

Aidan yang pantang menyerah masih berjuang untuk chrystal kini sudah mulai terlihat hasilnya. "Tante."Sapa aidan seperti biasa datang ke rumah rutin setiap hari. "Langsung aja ke atas, tante sama om mau pergi."balas mamih valen. "Iya tante."jawab aidan tersenyum. Mamih valen tersenyum balik dan langsung segera pergi karena suami tercintanya sudah menunggu di mobil. Aidan ke atas menuju kamar chrystal. "Mau apa lagi?"tanya chrystal melihat aidan ngintip di pintu. "Nemuin loe."jawab aidan masuk. "Suer gue bosen liat loe tiap hari."cibir chrystal. "Gue gak bosen soalnya tiap hari gue kangen sama loe."Aidan duduk di samping chrystal. "Loe belajar ngibul dimana?"tanya chrystal. "Gue gak pernah ngibul."jawab aidan polos. "Udah ketemu kan? Jadi mending sekarang loe pulang."usir chryst

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN