The Grey Eyes

1128 Kata

DENGAN sabar Alaska mencari Aluna ke berbagai jalan yang ada di kompleks itu hingga Alaska teringat perkataan Anggia. Ia pun segera melajukan motornya ke sebuah taman yang sebelumnya memang sudah pernah Alaska lihat karena taman tersebut begitu besar dan terlihat dari jalan raya.  Begitu sampai di depan taman yang ia tuju, Alaska segera memarkir motornya. Walau hari sudah mulai panas namun masih banyak warga yang bermain di taman yang dipenuhi pohon-pohon rindang serta berbagai jenis bunga itu.  Alaska pun masuk dan mulai menyusuri taman. Matanya tertuju pada sekumpulan bunga mawar yang baru saja mekar.  “Aw!” Seorang gadis terpikik karena tanpa sengaja tertusuk duri dari bunga mawar yang baru saja ia petik.  Alaska mengernyit, merasa mengenali gadis itu. Begitu sang gadis menoleh ke s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN