Entah kenapa hari ini Alaska manja sekali pada Aluna. Cowok itu tidak membiarkannya jauh barang satu meter pun. “Kamu kenapa, sih? Kepentok?” Aluna menatap Alaska yang sedang duduk di sebuah kursi tinggi di bar yang dibuat langsung di pinggir pantai. Aluna kini berada di depan Alaska, berdiri di antara kedua kaki cowok itu. Tangan Alaska bersandar dengan nyaman di pinggangnya. “Kepentok apanya, sih?” Aluna melirik ke arah tangan Alaska dan memegangnya. “Ini. Tumben amat kayak gini? Biasanya aja, aku diusir-usir terus, huh!” “Nggak suka?” tanya Alaska. Aluna terdiam. Ia sebenarnya sama sekali tidak masalah jika Alaska manja padanya, ia malah senang. Senang sekali, namun Aluna hanya bingung dengan perubahan Alaska yang begitu mendadak. Jantungnya rasanya tak kuat karena harus terus

