Dua Mata Pisau

702 Kata

Karena hari sudah semakin malam dan Melody tak kunjung bangun dari tidurnya, akhirnya Alaska memutuskan untuk mengajak Aluna pulang saja. “Besok gue ajak lo ke sini lagi,” ujarnya tadi.  Kini kedua remaja itu telah sampai di depan rumah Aluna.  “Ska,” panggil Aluna kepada Alaska yang baru saja melepas helmnya. Cowok itu masih duduk di atas motor sport berwarna hitam miliknya, sementara Aluna sudah turun dan berdiri di samping Alaska.  “Ya?” sahut Alaska.
“Jadi kamu beneran jatuh cinta sama aku?”
Alaska menatap Aluna gemas. “Iya. Mau berapa kali sih tanyain  hal itu? Jawabannya nggak akan berubah, Aluna. Gue udah jatuh cinta sama lo, puas?”  Aluna tersenyum senang. “Belum puas sih, soalnya ....” ujarnya sengaja menggantung kalimatnya.  Alaska melotot. “Apa lagi?” tanyanya.
“Kamu belum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN