18. PEMBULLYAN

1367 Kata

Seusai tragedi di lapangan pagi tadi. Dinda sekarang menjadi pusat perhatian dari seluruh siswa-siswi SMA Nasional. Banyak yang menyindirnya dan membisikkan kalimat-kalimat yang membuat Dinda terdiam seribu bahasa. Dinda, Ava, Zoya dan Kinan. Keempat gadis itu kini sedang berjalan di koridor sekolah menuju kantin. Karena sekarang adalah jam istirahat. Dinda sebenarnya merasa risih dengan sindiran-sindiran yang dilontarkan siswi-siswi yang kebanyakan adalah kakak kelas penggemar Alaska. Namun, Dinda hanya bisa diam. Biarlah, Dinda malas untuk meladeninya. Lain halnya dengan ketiga sahabatnya. Ava, Zoya dan Kinan. Telinga mereka terasa panas mendengarkan sindiran itu. Walaupun itu ditujukan untuk Dinda. Tapi, mereka merasa sedang berada di posisi Dinda sekarang. Ya, seperti itulah sahaba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN