Alaska berjalan tertatih keluar villa dengan muka bantalnya. Ini adalah pagi pertamanya menikmati liburannya dengan Avender di Puncak Bogor. Hampir seluruh anggota Avender mengikuti acara liburan bersama ini. Bahkan, mereka menghabiskan hampir separuh uang kas Avender untuk menyewa beberapa villa dikarenakan satu villa tidak akan cukup untuk menampung ratusan anggota Avender. Sejenak, Alaska meregangkan tubuhnya kemudian menghirup napas panjang. Udara pegunungan yang terasa sangat sejuk itu menusuk memenuhi lubang hidung Alaska. Mata Alaska tak sengaja melihat satu kursi panjang dan disana sudah ada Anjas yang menduduki kursi itu. "Woi, diem-diem baee," ujar Alaska menepuk bahu Anjas dari belakang. Anjas hanya melirik Alaska sekilas tanpa berniat menjawabnya. "Njas-Njas, ternyata lo ma

