"Dinda, kamu kok diem aja nak, kenapa?" ujar Rere menyentuh tangan Dinda halus. "Eh?" kaget Dinda kemudian menoleh menatap Rere. Saat ini mereka sedang berada di dalam mobil. Dinda yang duduk di kursi belakang bersama Rere, sedangkan Alaska yang duduk di kursi kemudi guna menyetir. "Gapapa kok Tan," Dinda tersenyum tipis. "Mama Rere sayang," peringat Rere membuat Dinda menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Salah tingkah. "Eh iya Ma," ralatnya. "Kamu emang anaknya pendiem gini ya?" tanya Rere lembut. "Pendiem apaan ma, cerewet banget dia. Suka ceramah," sahut Alaska mendapat pelototan dari Dinda. "Aska," ujar Dinda pelan dengan nada sedikit ditekan. Rere terkekeh melihat kekesalan di wajah calon menantunya itu. "Alaska! Mama tanyanya sama Dinda, bukan sama kamu," tegur Rere kemudia

