Hari ini Bella mulai memberanikan diri turun di lobi meskipun orang lain tidak dapat melihat siapa yang mengantarnya. Jangan ditanya bagaimana kabar jantung dan wajah Bella saat ditanya oleh salah satu staf yang mengenalinya. Apalagi Ivan sengaja berlama ria menunggu di sana sampai Bella memberi tanda untuk mengusirnya. Dari kejauhan, Riko memperhatikan Bella yang baru turun dari mobil di lobi gedung saat sedang menunggu kopi langganannya dibuat. Wajah yang tadinya sedang bahagia karena berpikir aksinya kemarin berhasil detik itu berubah membentuk lengkungan dibibirnya. ‘Kurang ajar, mereka masih sama-sama. Hhh, saingan gua berat banget.’ Kejadian kemarin ternyata bukanlah penjambretan, namun memang sengaja direkayasa agar terlihat seperti betulan dan Riko yang akan menjadi pahlawan dala

