Bukan hanya Dirga dan Gina yang merasa lega setelah melihat Aurora bisa kembali tertawa ceria. Aurora sendiri pun merasakan kelegaan yang sama dengan yang dirasakan oleh kedua sahabatnya. Beberapa hari terakhir ini dia merasa hidupnya lebih ringan untuk dijalani, terlepas dari Reyhan yang masih sangat sering menghubunginya tanpa alasan yang jelas. Tapi di luar itu, semuanya baik-baik saja. Ini adalah hari Minggu, dan pagi-pagi sekali Aurora terbangun karena merasa lapar. Yah, begitulah. Dia bisa lapar kapan saja, sekalipun di jam-jam yang tidak normal untuk makan. Bukan masalah besar, sebab dia bisa memakan apapun yang diinginkannya dengan membuat sendiri. Atau jika sedang malas, maka delivery adalah jalan ninjanya. Permintaan Reyhan agar Aurora menghubunginya jika menginginkan sesuatu,

