Sementara Aurora dan Nilam tengah saling mencoba untuk memberikan pengertian pada satu sama lain di bangku taman, Dirga yang tetap duduk manis di ruang tamu kembali merasa terjebak pada momen yang seharusnya tidak ada dia di dalamnya. Namun dia sendiri bingung bagaimana harus meninggalkan momen tersebut, dan harus ke mana dirinya menunggu. Pada akhirnya dia harus menelan bulat-bulat semua penjelasan yang sedang dijabarkan oleh Ganendra kepada sang ibu, setelah wanita tua itu mengkonfrontasi sang anak. “Maafkan Indra, Bu,” Ganendra menunduk, menghindari tatapan tajam dari sang ibu. “Ibu ndak butuh permintaan maafmu itu. Ibu ingin kamu menjelaskan semuanya tanpa ada yang terlewatkan,” ujar Laras dengan tegas sambil menatap tajam putra semata wayangnya itu dengan melipat kedua tangan di at

