Ingin Menyerah

1636 Kata

“You are a mess, Ra,” gumam Aurora seorang diri sembari menatap pantulan dirinya di cermin kamar rawatnya. Wajah bulatnya tampak begitu pucat, matanya merah dan berkantung, rambutnya berantakan dan tubuhnya semakin kurus. Dia lupa kapan terakhir kali merawat diri. Memikirkannya saja tidak. Setelah puas menatap dirinya yang berantakan itu, dia membasuh wajahnya perlahan dan langsung mengeringkannya. Kemudian dia menarik tiang infus dan keluar dari kamar mandi. Tujuannya bukan ranjang. Aurora justru terus melangkahkan kakinya menuju pintu dan keluar kamar. Dia membuka dan menutup pintu sepelan mungkin agar tidak menimbulkan suara walau sedikit. Supaya Dirga yang masih tertidur pulas di atas sofa tidak terbangun karena suara berisik yang ditimbulkannya. Aurora membawa langkah kakinya menuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN