Tidak Pernah Sendiri

1201 Kata

“Nggak usah mupeng gitu mukanya,” Gina melemparkan gulungan tisu yang baru saja digunakan olehnya untuk mengeringkan tangan. Di depannya saat ini, Aurora sedang membantunya membereskan barang-barang miliknya yang akan dibawa pindah ke rumah Edo–yang sekarang menjadi rumahnya juga. Karena sejak resmi menikah dengan lelaki itu dua hari lalu, tentu saja tempat pulangnya bukan lagi rumah minimalis yang disewanya bersama Aurora beberapa tahun belakangan ini, melainkan ke rumah yang sudah dibeli oleh sang suami beberapa bulan sebelum lelaki itu melamarnya secara resmi. Gina sudah mencicil beberapa barang lainnya. Namun belum semua barangnya dia pindahkan ke rumah mereka. Sebab untuk satu bulan ke depan, rencananya dia dan Edo masih akan tinggal di rumah orang tua lelaki itu sampai hari ngunduh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN