Pertemuan Tak Sengaja

1564 Kata

Aurora terlonjak kaget ketika dirinya membuka pintu dan mendapati Reyhan sudah berdiri di hadapannya, di teras rumah kontrakannya. “Kamu ngapain di sini pagi-pagi?” demi apapun, jam dinding baru menunjukkan angka lima lewat tiga puluh menit. “Mau ketemu kamu,” Reyhan menjawab dengan santai. “Ayo sarapan bareng.” Aurora tertawa garing mendengar ajakan tersebut. Apa kalimatnya tadi malam masih kurang jelas, sampai-sampai mantan suaminya itu bertingkah seperti tak ada yang terjadi. “Kamu nggak lihat penampilanku sekarang? Aku mau olah raga, kalau aja kamu nggak tahu itu. Kamu sarapan sendiri aja, atau kamu bisa ajak selingkuhanmu itu. Permisi,” Aurora menutup pintu dan menguncinya, lalu berlalu dari hadapan Reyhan. Perempuan itu mulai berlari menyusuri jalanan komplek perumahan yang masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN