Part 28 Sepeninggalnya Nisa dari tempat duduknya gw berjalan menuju ke bangku tempat gw duduk yang letaknya di sudut kelas paling belakang dekat jendela. Sambil duduk gw termenung memikirkan cara untuk meredakan kemarahan dan kekesalan Nisa. Kemarahan Nisa hari itu memberikan satu pelajaran berharga buat gw untuk lebih mengenal sosok Nisa terutama watak, sifat dan karakternya, gw pun bisa mengerti dan memahami sebab kemarahannya yang tiada lain dikarenakan rasa cemburu yang berlebihan. Walau Nisa tak pernah mengatakan dan tak mau mengakuinya tapi dari sikapnya sudah cukup untuk membuktikan betapa besar cintanya ke gw. Dari kejadian itu juga gw bikin satu kesimpulan dengan dasar azas praduga mengenai alasan Nisa yang keukeuh gak mau berkomitmen pacaran, mungkin karena dia memiliki sifat p

